Friday, July 31, 2009
sholat yuuk..!Aku mau sholat ah..
Monday, July 27, 2009
"bola"..wawa..ayah wawa ayah wawa...sambil nangis minta wawa

Sunday, July 26, 2009
Mobilnya Irfan...


Thursday, July 23, 2009
Hari ANak 23 Juli
Wednesday, July 22, 2009
Fakta Otak Anda
Karena itu, sejak anak lahir hingga mulai bisa mengenal beragam hal di lingkungannya, otak anak harus segera dirangsang. Caranya, kenalkan anak pada banyak hal di lingkungan sekitar kita entah itu binatang, tumbuhan, beragam benda lain serta bilangan dan bahasa yang sederhana.
Berikut fakta atas otak anak yang perlu kita ketahui :
- Para ilmuwan menyatakan bahwa 50 % kemampuan otak anak-anak terbentuk dalam 6 tahun pertamanya.
- Lingkungan memberi efek dramatis pada perkembangan otak balita.
- Aktivitas dalam otak menciptakan arus kecil listrik yang disebut sinapsis dan jumlah rangsangan yang diterima bayi Anda mendapatkan efek langsung bagaimana sinapsis itu terbentuk.
- Rangsangan berulang-ulang menguatkan jalinan tersebut dan menjadikannya permanen, sedangkan arus listrik baru yang terpakai akhirnya akan mati.
- Bayi memiliki kebutuhan biologik dan semangat untuk belajar.
- Jaringan dasar pada sinapsis otak hampir lengkap setelah perkembangan otak yang begitu cepat dalam 3 tahun pertama bayi.
- Makin banyak rangsangan yang dapat diberikan kepada bayi menandakan lebih banyak sirkuit yang dibentuk untuk meningkatkan kemampuan belajarnya di masa depan.
- Rangsangan visual bisa meningkatkan perkembangan otak termasuk meningkatkan keingintahuan, perhatian dan konsentrasi.
- Mainan terbaik bayi adalah Anda! Berinteraksilah bersama bayi sesering mungkin.
- Jika Anda memuji bayi Anda dan selau memberinya semangat, bayi Anda akan terpacu untuk belajar dan cenderung lebih cepat memahami.
Karena itu, jika kedua sisi otak kanan maupun kiri dirangsang dengan tepat, anak-anak pun bisa mengembangkan kemampuan jeniusnya dengan normal tanpa kesulitan.
Konsep Floor Time
"Memaksimalkan Kecerdasan Anak dengan Floor Time" di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/1).Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam floor time, menurut Soedjatmiko, yakni mengikuti arah anak Anda dan membangun minat dan opini-opininya. "Yang jelas, kemampuan orang tua untuk menjadi teman dan membangun respon dari anak sehingga akan membuat komunikasi menjadi interaktif," ujarnya.Selain itu, ditambahkan Soedjatmiko, orang tua perlu menciptakan suatu lingkungan permainan yang sesuai. "Anda dan anak dapat menggunakan mainan secara bersama-sama untuk mengikuti minat alaminya. Usahakan menjadi penyambung dari mainan anak Anda, ketika bermain boneka katak, Anda dapat berbicara menyerupai katak, dsb" tuturnya.Dalam floor time, Anda juga dapat membantu anak menciptakan drama baru, boneka dan tokoh-tokoh laga yang memudahkan mereka mengeksplorasi beberapa situasi dan perasaan nyata secara imajinatif. "Hindari bergantung pada papan permainan dan teka-teki selama floor time. Meski bermanfaat, mainan seperti itu cenderung menciptakan interaksi yang terstruktur daripada interaksi yang kreatif dan spontan seperti yang diharapkan," tuturnya.Ditambahkannya, saat Anda berpartisipasi dalam floor time, cobalah untuk mengembangkan cakupan dan lama interaksi yang sarat permainan. Yang paling penting dalam floor time orangtua mengikuti kemauan anak dalam berinteraki dan menyesuailannya dengan umur perkembangan anak. Orangtua dapat menarik perhatian melalui berbagai indera demi kesenangan bersama. Yang paling utama berinteraksi, bukan menghibur."Di floor time anak dirangsang untuk merespon secara spontan, sehingga dapat merangsang kreativitasnya." jelas Soedjatmiko.(rex)Monday, July 20, 2009
lagi pilek..
yg sama apalgi sudah paham dan mngerti betul arti sebuah penyakit dan kesehatan. pilek sangat menggangu kegiatan anak, berubahnya cipta dan rasa makan, pernapasan, pola tidur, anak jd malas segalanya..ehmm tersiksa si anak, semoga cepat sembuh. kita harus ingatm penyakit dr allah sebagi ucapan dr rasa sykur dn bagian dr proses khdupan, hikmahnya yg utama saat sakit semua org mempunyai pemikiran dan justifikasi yg sama ternyata benar sekali dan terbukti bahwa sehat itu mahal dan satu investasi dalam kelanjutan kehidupan di esok hari. tp kadang kita tidak menyadarinya berlalu dan berjalan mengikuti waktu yg ada. kita juga harus sdar kita bukanlah sebuah robot yg kuat dan tidak akan pernah mengalami kemunduran kita hanya sebagai manusia, organ dan satuan fungsi yg setiap saat kita akan mengalami sakit/kemunduran baik kecil ataupun besar karena pada dasarnya badan kita rentan dan lemah badan kita gampang terserang sebuah virus, kuman atau karena memang secara alami organ kita sudah tua, fungsi organ kita sudah tidak bisa mengikuti padatnya 'proses' 'kegiatan' dan juga adanya "racun", tp sedikitnya dan semua itu masih bisa kita cegah dan siasati dengan baik tentunya sesuai kebutuhan dan lingkungan karena lengah sedikit,seperti karena kurangnya asupan gizi, kurangnya kebersihan sanitasi kita akan gampang terserang penyakit..Tuesday, July 14, 2009
ayo mandi, tapi hati2 yaa..
paling banyak menyebabkan kecelakaan pada anak-anak. Dari berbagai kecelakaan yang dialami oleh anak-anak, 80 persennya terjadi di kamar mandi. Sebuah rumah sakit rujukan studi tersebut menyatakan bahwa kecelakaan terbanyak terjadi akibat anak terpeleset dan jatuh di bathtub dan shower. Di UGD, angka kecelakaan akibat kedua hal tersebut bisa mencapai hingga 43.000 anak per tahun. Angka tersebut konstan terjadi dari tahun 1990-2007 (18 tahun). Kira-kira ada 120 anak per hari yang terluka di kamar mandi. Dalam kebanyakan kasus, orangtua juga telah mengawasi anak-anak mereka, namun kecelakaan tetap saja terjadi. Umumnya, karena kejadiannya terjadi sangat cepat, sedangkan para orangtua tidak bisa bereaksi cukup cepat untuk mencegah mereka terpeleset. Karena itu, amat penting untuk melakukan pencegahan-pencegahan sebelum terjadi kecelakaan.
Sudah banyak produk-produk untuk mencegah kecelakaan di kamar mandi. Anda bisa menggunakan keset khusus antiselip di kamar mandi atau pasang pegangan besi. Pegangan tak hanya berguna untuk anak, tetapi juga untuk
orang dewasa saat keluar-masuk bathtub. Pastikan pula tak ada benda-benda tajam atau sudut-sudut berbahaya yang bisa membuat mereka terantuk. Karena kebanyakan luka yang terjadi pada anak-anak justru di bagian wajah karena mereka tidak berpegangan saat terjatuh. Jauhkan pula sabun, shampo, dan alat cukur dari jangkauan si kecil agar tak membuat mereka ingin memakan atau, ketika mereka terjatuh, menimpa barang-barang tersebut.Jangan biarkan anak belajar sendiri !
yang sebentar lagi punya momongan. Bekal ini, jangan dilihat atau dipikir semuanya serba beli, tetapi bila kita ingin anak kita pintar dan trampil, tidak salah koq kita melakukannya. Toh, bila anak pintar dan jadi yang the best, orang tua siapa sich yang tidak senang dan bahagia.Berikut sejumlah cara yang bisa mendorong serta melatih mereka agar memiliki otak cerdas.
- Mengajak bicara. Ceritakan tentang apa saja padanya. Yang jelas, anak jadi tahu, dia merupakan pusat perhatian Anda. Hal ini akan mendukungnya di dalam perkembangan pengetahuan bahasa dan pemikirannya.
- Pilih buku anak-anak dengan huruf yang besar dan gambar yang jelas. Hal ini akan menolong anak mengerti apa yang mereka lihat dan juga pelan-pelan belajar membaca kata.
- Beli kaset/VCD/DVD berbahasa asing. Akan lebih mudah untuk anak balita menangkap bahasa asing daripada di kemudian hari.
- Beli software komputer untuk anak balita. Banyak software yang melatih kemahiran menggunakan keyboard karena sebelum berusia 2,5 tahun anak cenderung sulit menggunakan mouse.
- Beli huruf abjad yang terbuat dari plastik dan simpan di kamar mandi. Setiap kali mandi, perkenalkan huruf baru dan lakukan berulang-ulang hingga anak hafal. Dengan cara itu, pelan-pelan anak akan mulai belajar adanya hubungan antara berbicara dan menulis di dalam bahasa.
- Selalu lakukan pengulangan. Banyak orang tua merasa frustrasi jika anaknya berulang-ulang membaca satu halaman di buku yang sama atau menonton film/VCD yang itu-itu saja. Jangan sebal dan panik! Ini merupakan suatu bagian penting di mana anak mengenal proses informasi.
- Beli huruf-huruf dan angka-angka yang terbuat dari magnet. Hal ini memungkinkan anak bermain sambil belajar di depan lemari es. Kenalkan kata-kata yang baru setiap minggu.
- Bacakan satu cerita setiap hari. Baca dengan intonasi dan ekspresi seperti kita sedang bermain drama.
- Ingat, pendidikan jasmani berhubungan langsung dengan pendidikan akademis. Penelitian menunjukkan, perkembangan otak juga berhubungan erat dengan pendidikan jasmani, seperti merangkak sebelum usia 1 tahun. Jika Anda dan si balita sering melakukan aneka kegiatan olahraga bersama, ini dapat menambah perkembangan fisik serta otak anak. Entah itu berlari-lari, naik kuda, berenang, dan lainnya.
- Beli satu set pelajaran dan pendidikan untuk anak balita. Termasuk di dalamnya buku-buku, video, kaset, dan bagaimana caranya mengajarkannya. Baca dan belajarlah berdua anak. Membeli ensiklopedia bergambar khusus untuk anak pun tak ada salahnya.
Monday, July 13, 2009
Irfan With Stop Illegal Logging, Go Green Irfan
pelajari. lingkungan luas dan universal anak berkembang dan tumbuh dalam lignkungan kecil dan besar keduanya tidak terpisahkan dalam datu kehidupan ecology system, is a life, future and the next generation, belajar lingkungan harus mulai dari dini, mulai dr kecil dan saat bayi dalam kandungan sekalipun, karena bayi pun tumbuh dalam lingkungan perut ibunya, karena anak setidaknya sudah memliki adaptasi dan respon pada tahapan usianya..apa itu hutan, kenapa gundul, kenapa ada tanaman, hutan itu dimana, kenapa warna hijau, kenapa ada binatang. mungkin smua pertanyaan akan keluar dr seorang anak..disini tinggal peran orang tua untuk mengarahkan dan menjawab semua "pikiran" anak. jangan jaukan anak dari lingkungan, berani mengenal lingkungan dan kita akan melihat hasilnya. anak yg rajin membersihkan sampah, buangsampah pada tempatnya, tamasya dan jalan2 ke alam hijau, anak yg hemat dan tau energi. ok berilah pendidikan lingkungan hidup untuk anak sekarang juga.Terimakasih Allah
snagat bahagia sekali, memang harapan saya dan istri kehamilan kedua kali ini berharap perempuan, biar sepasang karena anak pertama kami laki-laki. terima kasih tuhan. kami berharap dan berdoa, semoga informasi awal ini tetap sama sampai masa persalinan nanti. saya bersama istri karena pengalaman pertama sudah yakin saja terhadap pernyataan dokter, karena saya berkeyakinan assestment yg pertama kali biasanya benar ditunjang dengan posisi bayi dalam kandungan pd saat itu. anak pertama pun demikian, kata dokter yg memriksa anak didalam kandungan berjenis laki2 karena dokter pertama kalinya melihat "burung" sang bayi. wallhu alam, alhmdllah, dan sampai akhir persalinan ternyata memang benar anak kami yg pertama laki2. ya kita hanya berdoa dan memberikan semuanya kepada yg diatas, pd prinsipnya apaun jenis kelaminnya yg penting ibu dab calon bayi sehat dan tidak kurang apapun, sampai normalnya persalinan nanti.mengenai usg sedikit dijelaskan, Ada yang mengatakan bahwa USG tidak perlu dilakukan terlalu sering. Tetapi ada juga yang bilang, USG aman sepanjang paparannya tak terlalu lama. Mana yang benar?Menurut Dr. Carolina Tirtajasa, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan, USG selama kehamilan terbukti aman berdasarkan penelitian. Bahkan, bisa dilakukan pada kehamilan kecil, tidak seperti radiologi yang menggunakan radiasi sinar X yang bisa menimbulkan kecacatan pada bayi.
WHO merekomendasikan negara berkembang untuk melakukan pemeriksaan USG minimal 4 kali selama kehamilan. Sekali saat hamil trimester pertama, sekali ketika memasuki trimester kedua, dan dua kali selama kehamilan trimester ketiga. Di luar itu, USG boleh dilakukan lebih dari 4 kali. Tergantung pada preferensi pasien dan dokter, kondisi sosial-ekonomi pasien, dan fasilitas yang tersedia. Bagi calon ibu yang tinggal di daerah terpencil dan sulit menjangkau fasilitas USG, pemeriksaan boleh dilakukan hanya 4 kali selama kehamilan.
Ada keuntungan yang bisa didapat dari pemeriksaan USG selama kehamilan. Dengan USG, dokter dapat mengukur perkembangan panjang tulang-tulang vital, diameter kepala bayi, lingkar perut serta berat badan janin. Semua itu biomarker tumbuh-kembang janin. Bila sampai ada keterlambatan pertumbuhan, bisa dideteksi dini dan diterapi. Selain itu, dengan USG kita juga bisa melihat letak dan gradasi plasenta, lilitan tali pusat, serta jumlah air ketuban. Ketiga hal ini faktor yang sangat penting dalam keberhasilan persalinan. Jumlah air ketuban juga merupakan cerminan kesejahteraan bayi di dalam rahim.





