Tuesday, September 29, 2009

Friday, July 31, 2009

sholat yuuk..!Aku mau sholat ah..

ehmm..aku suka allah, aku juga udah bisa ngerasa. Allah baik, baik banget lagi baik sama bunda, baik sama ayah.. sudah memberi kita kesehatan, semuanya..rizky yang cukup. Allah sangat baik dan paling baik. patut kita bersykur kepadaNya. ayah, bunda irfan mau sholat yah. Aku mau sholat ah..
Saya merasa bertanya-tanya, mengapa waktu kecil, terutama yang beragama islam, oleh orang tua selalu diajarkan shalat hingga diajak ke masjid walau ternyata hanya untuk bermain. tapi yang menjadi pertanyaan pada diri saya apakah ada korelasi antara shalat sejak dini dengan kemampuan berbicara seorang balita???yg pasti Sholat itu kan menggunakan bahasa Arab, sehingga dalam hal ini erat kaitannya dengan "bahasa". Sangat menarik lho jika bisa dihubungkan dengan kemampuan belajar "bahasa", khususnya lebih dari satu bahasa, mengingat semenjak dini mereka telah mendengar bahasa yang berbeda.

Monday, July 27, 2009

"bola"..wawa..ayah wawa ayah wawa...sambil nangis minta wawa


Irfan begaya dengan 'wawa'nya..ya bola inilah yang saat ini jadi favorite mainannya, selain mobil-mobilan tentunya. mau tidur sampai mandi pun tak ketinggalan membawa bola nya, sampai-sampai saat tidur pun bermimpi dan berkata wawa ayah wawa ayah..duh irfan lg seneng2nya bola sampai tidur juga kebawa2.mudah2an jd atlit olahrga bola / pemain bola yang handal kelak, memang sepakbola adalah hobby ayahnya, hobby ini menurun keanak kali yaa, kl ayahnya seh ga kecapaian jd pemain bola tp masih suka lah dan masih bisa bermain bola termasuk futsal.hhe. tp pada umumnya anak suka bermain bola, makanya saat ini ada permainan mandi bola yg dlngkpi sarana bermain lainnya seperti rumah2an dan serosotan salah satu wahana dan alternatif untuk bermain anak tentunya.bola juga bisa merangsang anak untuk bermain tentunya mainnya anak adalah olhrga buat anak sendiri, bisa bermanfaat buat badannya, fisik dan fungsi organ tubuh untuk selalu bergerak. menendang, berlari, melempar,menyundul bisa dilakukan dengan bola. ok irfan bergeraklah terus nak, biar sehat badan irfan.terus berolahrga nak, olhrga baik untuk kesehatan dan fisik irfan

Sunday, July 26, 2009

Mobilnya Irfan...


wah mobil yang satu ini neh yg ga pernah lupa kalo main di rumah.mobil ini dibeli sebagai hadiah ulang tahunnya yang ke 2.minum, makan pasti tidak jauh dr mobil, saking senengnya mobil ini sering dicuciin, pake tangannya dengan air digelas.hhee. itu bedanya, air dalam gelas untuk cucinya..rajin juga tuh anak. ya deh sering dicuci ya mobilnya, biar bersih dan awet..

Thursday, July 23, 2009

Hari ANak 23 Juli

Irfan Naufal Rinjani

Inilah harimu, Anakku Selamat Hari Anak yaa..!
Ibu dan Ayah percaya kamu BISA meraih apapun mimpimu untuk merubah dunia, karena ibu dan Ayah yakin, kamu PASTI BISA !

cepatlah besar matahariku..sehat selalu ya.

Wednesday, July 22, 2009

Fakta Otak Anda

OTAK merupakan organ vital yang berfungsi sebagai pusat kontrol dan kendali atas semua sistem di dalam tubuh. Otak yang juga merupakan pusat kecerdasan atau pusat kemampuan berpikir ini mulai dibentuk selang beberapa saat setelah terjadinya konsepsi (proses peleburan inti sel telur dan inti sel sperma).

Karena itu, sejak anak lahir hingga mulai bisa mengenal beragam hal di lingkungannya, otak anak harus segera dirangsang. Caranya, kenalkan anak pada banyak hal di lingkungan sekitar kita entah itu binatang, tumbuhan, beragam benda lain serta bilangan dan bahasa yang sederhana.

Berikut fakta atas otak anak yang perlu kita ketahui :

  1. Para ilmuwan menyatakan bahwa 50 % kemampuan otak anak-anak terbentuk dalam 6 tahun pertamanya.
  2. Lingkungan memberi efek dramatis pada perkembangan otak balita.
  3. Aktivitas dalam otak menciptakan arus kecil listrik yang disebut sinapsis dan jumlah rangsangan yang diterima bayi Anda mendapatkan efek langsung bagaimana sinapsis itu terbentuk.
  4. Rangsangan berulang-ulang menguatkan jalinan tersebut dan menjadikannya permanen, sedangkan arus listrik baru yang terpakai akhirnya akan mati.
  5. Bayi memiliki kebutuhan biologik dan semangat untuk belajar.
  6. Jaringan dasar pada sinapsis otak hampir lengkap setelah perkembangan otak yang begitu cepat dalam 3 tahun pertama bayi.
  7. Makin banyak rangsangan yang dapat diberikan kepada bayi menandakan lebih banyak sirkuit yang dibentuk untuk meningkatkan kemampuan belajarnya di masa depan.
  8. Rangsangan visual bisa meningkatkan perkembangan otak termasuk meningkatkan keingintahuan, perhatian dan konsentrasi.
  9. Mainan terbaik bayi adalah Anda! Berinteraksilah bersama bayi sesering mungkin.
  10. Jika Anda memuji bayi Anda dan selau memberinya semangat, bayi Anda akan terpacu untuk belajar dan cenderung lebih cepat memahami.

Karena itu, jika kedua sisi otak kanan maupun kiri dirangsang dengan tepat, anak-anak pun bisa mengembangkan kemampuan jeniusnya dengan normal tanpa kesulitan.

Konsep Floor Time

Untuk menstimulasi otak anak pada usia golden age (0-3 tahun) dapat dilakukan dengan konsep floor time. Dalam konsep itu, orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama untuk berinteraksi dan bermain sehingga terjadi komunikasi dua arah antara ortu dan anak. Tujuannya merangsang ekspresi dan gagasan serta cara berpikir logis
"Waktu yang diperlukan untuk aktivitas floor time cukup 20-30 menit," tutur Dr Soedjatmiko, spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial dalam seminar dalam roadshow seminar "Memaksimalkan Kecerdasan Anak dengan Floor Time" di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (24/1).Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam floor time, menurut Soedjatmiko, yakni mengikuti arah anak Anda dan membangun minat dan opini-opininya. "Yang jelas, kemampuan orang tua untuk menjadi teman dan membangun respon dari anak sehingga akan membuat komunikasi menjadi interaktif," ujarnya.Selain itu, ditambahkan Soedjatmiko, orang tua perlu menciptakan suatu lingkungan permainan yang sesuai. "Anda dan anak dapat menggunakan mainan secara bersama-sama untuk mengikuti minat alaminya. Usahakan menjadi penyambung dari mainan anak Anda, ketika bermain boneka katak, Anda dapat berbicara menyerupai katak, dsb" tuturnya.Dalam floor time, Anda juga dapat membantu anak menciptakan drama baru, boneka dan tokoh-tokoh laga yang memudahkan mereka mengeksplorasi beberapa situasi dan perasaan nyata secara imajinatif. "Hindari bergantung pada papan permainan dan teka-teki selama floor time. Meski bermanfaat, mainan seperti itu cenderung menciptakan interaksi yang terstruktur daripada interaksi yang kreatif dan spontan seperti yang diharapkan," tuturnya.Ditambahkannya, saat Anda berpartisipasi dalam floor time, cobalah untuk mengembangkan cakupan dan lama interaksi yang sarat permainan. Yang paling penting dalam floor time orangtua mengikuti kemauan anak dalam berinteraki dan menyesuailannya dengan umur perkembangan anak. Orangtua dapat menarik perhatian melalui berbagai indera demi kesenangan bersama. Yang paling utama berinteraksi, bukan menghibur."Di floor time anak dirangsang untuk merespon secara spontan, sehingga dapat merangsang kreativitasnya." jelas Soedjatmiko.(rex)